FiNder Dorong Sinergi Riset Dasar dan Hilirisasi Teknologi melalui Kunjungan Mitra Akademik UTM
- Ulfa Fauziah, M.Si.

- 24 jam yang lalu
- 3 menit membaca
FiNder Universitas Padjadjaran menerima kunjungan akademisi dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dalam rangka penjajakan kerja sama riset, pengembangan teknologi, dan hilirisasi inovasi berbasis sains terapan.
FiNder Universitas Padjadjaran menerima kunjungan akademisi dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Ruang Rapat FiNder. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda penjajakan kerja sama riset dan hilirisasi teknologi dengan mitra akademisi, khususnya dalam mempertemukan kapasitas riset dasar, pengembangan teknologi, dan kesiapan komersialisasi.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc. selaku kepala FiNder, dengan kehadiran Sony Irawan selaku anggota FiNder, Prof. Amin Ismail dari UTM, serta perwakilan FPIK Unpad, yaitu Dr. Neng Tanty Sofyana dan Dr. Ismail Maghbul. Forum ini membahas tiga agenda utama, yaitu pengenalan kapasitas dan transformasi FiNder, pemaparan produk unggulan serta inovasi material nano, dan diskusi peluang kolaborasi riset dan pengembangan.
Dalam pemaparannya, FiNder memperkenalkan rekam jejak kelembagaan yang telah berkembang sejak tahun 2005 hingga menjadi pusat unggulan multidisiplin yang berorientasi pada penguatan riset, pengembangan teknologi, dan hilirisasi. FiNder tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada proses transformasi sains menjadi teknologi yang siap diaplikasikan, dikembangkan, dan dikomersialisasikan.

FiNder juga menegaskan perannya sebagai ekosistem riset yang didukung oleh jaringan keahlian lintas disiplin, termasuk bidang material, nanoteknologi, kedokteran, farmasi, pertanian, lingkungan, dan pengembangan produk. Selain itu, FiNder memiliki kapasitas dalam assessment inovasi industri, termasuk pengukuran kesiapan teknologi, pasar, risiko, serta tata kelola manajemen proyek berbasis standar profesional.
Melalui pendekatan tersebut, FiNder siap menjadi mitra komprehensif dalam pengembangan riset sejak tahap awal, pembuktian konsep, scale-up, hingga menuju kesiapan implementasi dan komersialisasi. Pendekatan ini penting untuk mengurangi risiko kegagalan inovasi ketika masuk ke tahap aplikasi industri maupun pasar.

Pada sesi berikutnya, FiNder memaparkan sejumlah produk unggulan dan portofolio inovasi material nano. Beberapa teknologi yang diperkenalkan antara lain fasilitas spray pyrolysis dan plasma spray pyrolysis yang dapat digunakan untuk mengubah ekstrak bahan biologis menjadi serbuk nano. Teknologi ini memiliki potensi aplikasi luas pada sektor pertanian, kesehatan, energi, lingkungan, kosmetik, dan material maju.

Di bidang pertanian, FiNder memaparkan pengembangan material nano seperti enkapsulasi amonium berbasis calcium tetrahydrate untuk pupuk lepas lambat serta aplikasi silikat nano sebagai foliar spray untuk memperkuat batang padi. Di bidang energi dan material maju, FiNder juga mengembangkan riset turunan batu bara menjadi carbon quantum dots melalui kerja sama dengan mitra BUMN.
Sementara itu, pada bidang medis dan lingkungan, FiNder telah mengembangkan magnetic nanoparticles yang sebelumnya dikomersialkan untuk kebutuhan ekstraksi RNA/DNA pada masa pandemi COVID-19 dan kini diperluas aplikasinya untuk pengolahan air limbah, termasuk potensi penangkapan mikroplastik dan nanoplastik melalui kombinasi teknologi nano dan nano bubbles.
Diskusi juga menyoroti potensi kolaborasi antara kepakaran riset dasar mitra, khususnya dalam bidang discovery dan Bio-IT compound, dengan kapasitas FiNder dalam scale-up, validasi teknologi, dan hilirisasi. Mitra menyampaikan ketertarikan untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, termasuk kebutuhan untuk memahami status teknologi secara lebih komprehensif dan melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas produksi FiNder.
Pertemuan ini menghasilkan sejumlah tindak lanjut, salah satunya pelaksanaan site visit ke fasilitas dan laboratorium produksi FiNder. Pertemuan ini membuka peluang tindak lanjut dalam bentuk komunikasi kelembagaan, pendalaman potensi kolaborasi, serta pemetaan ruang kerja sama riset dan hilirisasi teknologi antara FiNder U-CoE dan mitra akademik terkait.

Melalui kunjungan ini, FiNder menegaskan komitmennya untuk memperkuat jejaring kolaborasi riset lintas institusi dan lintas negara. Kolaborasi dengan mitra akademik seperti UTM diharapkan dapat membuka ruang sinergi baru dalam pengembangan riset dasar, teknologi material nano, aplikasi bioaktif, serta hilirisasi inovasi yang berdampak bagi industri, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
FiNder Universitas Padjadjaran terus mendorong kolaborasi strategis yang menghubungkan sains, teknologi, dan kebutuhan nyata di lapangan. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan, riset, dan inovasi FiNder dapat diakses melalui website resmi FiNder di finder.ac.id.




Komentar