top of page
unpad_edited_edited_edited.png

FiNder Universitas Padjadjaran Perkuat Jejaring Riset Internasional dalam The 10th World Congress on Particle Technology di Jepang

  • Gambar penulis: Ulfa Fauziah, M.Si.
    Ulfa Fauziah, M.Si.
  • 6 hari yang lalu
  • 4 menit membaca

FiNder Universitas Padjadjaran memperkuat jejaring akademik dan riset internasional melalui kehadiran Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc. dan Prof. Dr. Camellia Panatarani dalam kegiatan The 10th World Congress on Particle Technology (WCPT 2026) yang diselenggarakan pada 11–15 Mei 2026 di Osaka International Convention Center, Jepang. Kehadiran delegasi FiNder dalam forum ilmiah global ini menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi Universitas Padjadjaran dalam pengembangan ilmu dan teknologi partikel, material maju, nanoteknologi, serta hilirisasi riset berbasis inovasi.



The 10th World Congress on Particle Technology
Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc. hadir dalam The 10th World Congress on Particle Technology (WCPT 2026) di Osaka, Jepang.

The 10th World Congress on Particle Technology merupakan forum internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, asosiasi profesi, serta lembaga riset dari berbagai negara untuk membahas perkembangan terbaru di bidang teknologi partikel. Forum ini menjadi ruang penting bagi para peneliti dan pelaku industri untuk bertukar pengetahuan, mempresentasikan perkembangan riset, serta membangun kolaborasi dalam bidang powder technology, particle engineering, material processing, dan berbagai aplikasi teknologi partikel pada sektor industri strategis.


Dalam kegiatan tersebut, Prof. I Made Joni dan Prof. Camellia Panatarani hadir sebagai perwakilan FiNder Universitas Padjadjaran sekaligus menjadi pembicara dalam forum ilmiah internasional yang berfokus pada pengembangan riset material dan teknologi partikel. Partisipasi ini memiliki nilai strategis bagi FiNder karena teknologi partikel merupakan salah satu bidang penting yang berkaitan erat dengan pengembangan material fungsional, produk berbasis serbuk, nanomaterial, serta inovasi material untuk aplikasi energi, lingkungan, kesehatan, manufaktur, dan industri berbasis teknologi maju.


Pada forum tersebut, Prof. I Made Joni menyampaikan materi berjudul “Design and Characterization of Fe₃O₄@SiO₂/GO Nanocomposites for Magnetic Particle Imaging and Rifampicin Delivery Across the Blood-Brain Barrier”. Materi ini membahas desain dan karakterisasi nanokomposit Fe₃O₄@SiO₂/GO yang dikembangkan untuk aplikasi magnetic particle imaging serta sistem penghantaran rifampicin melewati blood-brain barrier. Topik tersebut menunjukkan keterkaitan kuat antara teknologi partikel, nanomaterial, pencitraan magnetik, dan inovasi sistem penghantaran obat untuk mendukung pengembangan teknologi kesehatan berbasis material maju.


Secara substansi, materi yang disampaikan menyoroti tantangan dalam terapi tuberculosis meningitis, khususnya keterbatasan penghantaran obat menuju sistem saraf pusat akibat adanya blood-brain barrier. Melalui pendekatan nanokomposit magnetik berbasis Fe₃O₄@SiO₂/GO, riset ini diarahkan untuk mendukung sistem penghantaran rifampicin yang lebih terarah, sekaligus membuka peluang pemantauan berbasis magnetic particle imaging. Pendekatan ini menunjukkan bahwa teknologi partikel tidak hanya relevan untuk sektor material dan manufaktur, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi pada pengembangan solusi biomedis dan kesehatan.



The 10th World Congress on Particle Technology
Slide presentasi menampilkan materi riset mengenai nanokomposit Fe₃O₄@SiO₂/GO untuk magnetic particle imaging dan penghantaran rifampicin melewati blood-brain barrier.

Prof. Camellia Panatarani juga turut hadir sebagai pembicara dalam WCPT 2026 dan mewakili FiNder Universitas Padjadjaran dalam jejaring ilmiah internasional tersebut. Kehadiran beliau bersama Prof. I Made Joni memperkuat representasi FiNder dalam komunitas riset global, khususnya pada bidang teknologi partikel, material maju, dan nanoteknologi. Kehadiran kedua akademisi ini menunjukkan peran aktif FiNder dalam membangun interaksi akademik, memperluas jejaring kolaborasi, serta mengikuti perkembangan riset global yang relevan dengan kebutuhan teknologi masa depan.



The 10th World Congress on Particle Technology
Prof. Dr. Camellia Panatarani turut mewakili FiNder Universitas Padjadjaran dalam WCPT 2026 di Osaka, Jepang.

Partisipasi FiNder dalam WCPT 2026 juga memiliki keterkaitan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Materi yang berkaitan dengan penghantaran rifampicin dan aplikasi biomedis nanomaterial relevan dengan SDG 3: Good Health and Well-Being, terutama dalam pengembangan pendekatan teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas terapi dan kesehatan. Selain itu, pengembangan teknologi partikel dan material maju juga sejalan dengan SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, karena mendorong penguatan inovasi berbasis riset dan kapasitas teknologi. Keterlibatan FiNder dalam forum internasional juga mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals melalui perluasan jejaring kolaborasi riset lintas negara, institusi akademik, dan ekosistem industri.


Kehadiran FiNder dalam WCPT 2026 tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam agenda akademik internasional, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat posisi FiNder sebagai pusat riset dan inovasi yang aktif membangun jejaring global. Melalui forum ini, FiNder dapat mengikuti perkembangan terbaru dalam teknologi partikel, memahami arah riset global, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi akademik, asosiasi profesi, dan mitra industri internasional.


Sebagai institusi yang berfokus pada riset, inovasi, hilirisasi, dan kolaborasi, FiNder memandang kegiatan internasional seperti WCPT sebagai kanal penting untuk memperluas cakupan dampak riset. Keterlibatan dalam forum global memberikan kesempatan bagi peneliti FiNder untuk memperkenalkan kompetensi riset yang telah dikembangkan, sekaligus memperoleh wawasan baru mengenai tren teknologi, tantangan industri, dan peluang penerapan hasil riset pada skala yang lebih luas..


The 10th World Congress on Particle Technology
Salah satu booth pameran, merchandise, dan materi WCPT.

Dokumentasi kegiatan menunjukkan suasana konferensi yang mempertemukan ekosistem akademik, asosiasi profesi, sponsor industri, dan komunitas teknologi partikel dari berbagai negara. Area konferensi menampilkan materi publikasi, atribut kegiatan, serta informasi mengenai penyelenggara dan pendukung acara. Hal ini menunjukkan bahwa WCPT 2026 tidak hanya menjadi forum presentasi ilmiah, tetapi juga ruang pertemuan antara riset, industri, dan ekosistem inovasi teknologi partikel.


Kehadiran Prof. I Made Joni dan Prof. Camellia Panatarani juga memperkuat representasi Universitas Padjadjaran dalam komunitas ilmiah internasional. Dengan kepakaran dalam bidang material, teknologi partikel, dan nanoteknologi, partisipasi keduanya diharapkan dapat memperluas peluang kerja sama riset, memperkuat publikasi ilmiah, serta membuka kemungkinan kolaborasi antara FiNder dengan berbagai mitra global. global.


The 10th World Congress on Particle Technology
Prof. I Made Joni memegang produk/materi Powder Technology.

Partisipasi FiNder dalam WCPT 2026 menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus mendorong riset yang tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga diarahkan pada pengembangan teknologi terapan dan hilirisasi inovasi. Melalui keterlibatan dalam forum internasional, FiNder dapat memperkaya perspektif riset, meningkatkan standar pengembangan teknologi, serta memperkuat kontribusi Unpad dalam menjawab kebutuhan inovasi nasional dan global.


Ke depan, pengalaman dan jejaring yang diperoleh dari WCPT 2026 diharapkan dapat menjadi modal penting bagi FiNder dalam mengembangkan kerja sama riset internasional, memperkuat kapasitas akademik, dan mendorong pengembangan teknologi partikel yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.


FiNder Universitas Padjadjaran terus berkomitmen memperkuat peran riset dan inovasi Indonesia di tingkat global melalui kolaborasi, pengembangan teknologi terapan, dan hilirisasi hasil riset. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan riset, kolaborasi internasional, pengembangan teknologi, serta program inovasi FiNder Universitas Padjadjaran, kunjungi website resmi FiNder di finder.ac.id.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bottom of page