top of page
unpad_edited_edited_edited.png

FiNder Ikuti Pelatihan Spray Dryer di Jepang untuk Penguatan Kompetensi Teknologi Proses

Gambar penulis: Ulfa Fauziah, M.Si.
Ulfa Fauziah, M.Si.
10 menit yang lalu
4 menit membaca

Penguasaan teknologi tidak berhenti pada kepemilikan peralatan. Kemampuan memahami prinsip kerja, prosedur pengoperasian, parameter proses, hingga perawatan menjadi faktor penting agar sebuah teknologi dapat digunakan secara optimal dan dikembangkan lebih lanjut. Atas dasar tersebut, tim FiNder Universitas Padjadjaran mengikuti pelatihan spray dryer di Jepang pada September 2026 sebagai bagian dari penguatan kompetensi teknis dalam pengoperasian dan pemeliharaan peralatan proses.


pelatihan spray dryer di Jepang
Tim FiNder bersama mitra di fasilitas spray dryer dalam rangkaian pelatihan teknologi proses di Jepang. 


Kegiatan di Jepang berlangsung dalam rangkaian kunjungan pada 13–20 September 2026. Berdasarkan jadwal kunjungan, delegasi Universitas Padjadjaran terdiri atas Prof. Camellia Panatarani, Alvi Avivah Nur Azizah, dan Irvan Nurrochman. Pada 14 dan 15 September, kegiatan pelatihan dilaksanakan di Ohkawara, Shizuoka, sedangkan pada 16 September pelatihan dilanjutkan hingga siang hari sebelum tim bergerak menuju Tokyo.


Memahami Peralatan dari Tahap Pemeriksaan Awal


Hari pertama pelatihan, 14 September 2026, difokuskan pada pemahaman menyeluruh terhadap peralatan sebelum digunakan untuk proses spray drying. Kegiatan diawali dengan pre-operation inspection pada atomizer, termasuk pemeriksaan serta pemberian grease pada bearing.


Tahapan tersebut penting karena atomizer merupakan salah satu komponen utama pada sistem spray dryer. Kondisi mekanis atomizer, termasuk bearing dan sistem transmisinya, perlu dipastikan berada dalam kondisi baik sebelum peralatan dioperasikan.


Tim juga mempelajari proses pemasangan dan penyetelan atomizer drive belt menggunakan CL-8i. Meskipun model yang digunakan selama pelatihan tidak sepenuhnya sama dengan unit L-8i, struktur peralatannya serupa sehingga dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran teknis.


Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan proses equipment assembly, di mana peserta secara langsung melakukan pemasangan kembali berbagai komponen dari peralatan yang sebelumnya telah dibongkar. Pendekatan praktik langsung ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami tidak hanya cara menjalankan mesin, tetapi juga hubungan antarbagian dan konstruksi sistem secara keseluruhan.


pelatihan spray dryer di Jepang
Tim mempelajari struktur dan komponen peralatan secara langsung sebagai bagian dari penguatan pemahaman terhadap sistem dan proses pengoperasian. 


Persiapan Feed hingga Water Run


Pada sesi berikutnya, peserta menyiapkan dextrin solution feed stock yang akan digunakan sebagai larutan umpan pada proses spray drying hari berikutnya. Tahapan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya karakteristik feed dalam proses pengeringan menggunakan spray dryer.


Setelah peralatan terpasang dan feed dipersiapkan, tim menjalankan prosedur equipment start-up. Pengoperasian awal dilakukan menggunakan air atau water run pada kondisi desain yang telah ditentukan.


Water run menjadi bagian penting sebelum material aktual dimasukkan ke dalam sistem karena memungkinkan operator memeriksa performa peralatan, kestabilan operasi, serta memastikan setiap komponen bekerja sesuai kondisi yang direncanakan.


Setelah rangkaian pengujian selesai, peserta mempraktikkan prosedur equipment shutdown. Pemahaman prosedur penghentian operasi sama pentingnya dengan proses start-up karena berkaitan dengan keselamatan, perlindungan komponen, dan kesiapan peralatan untuk penggunaan berikutnya.


Mengamati Pengaruh Kondisi Operasi terhadap Produk


Hari kedua, 15 September 2026, diarahkan pada praktik proses spray drying dengan kondisi operasi yang lebih representatif. Kegiatan diawali dengan start-up peralatan dan proses penyemprotan air sebelum dilanjutkan dengan larutan umpan.


Dalam pelatihan ini, sekitar dua kondisi operasi diuji dengan melakukan perubahan pada kecepatan rotasi atomizer. Variasi tersebut digunakan untuk mengamati perbedaan kualitas dan karakteristik produk yang dihasilkan.


pelatihan spray dryer di Jepang
Tim FiNder berada di area peralatan spray dryer saat mengikuti pelatihan teknis di Jepang sebagai bagian dari penguatan pemahaman terhadap sistem, pengoperasian, dan teknologi proses. 


Tahapan tersebut memberikan pembelajaran penting bahwa performa spray dryer tidak hanya ditentukan oleh kemampuan alat untuk menghasilkan produk kering. Parameter operasi yang dipilih dapat memengaruhi proses atomisasi dan selanjutnya berhubungan dengan karakteristik produk yang diperoleh.


Bagi tim FiNder, pengalaman mengoperasikan peralatan secara langsung sekaligus mengamati respons sistem terhadap perubahan kondisi operasi menjadi modal penting untuk memperkuat pemahaman terhadap teknologi proses dan pengembangan produk berbasis material.


Setelah proses selesai, peserta kembali menjalankan prosedur shutdown. Peralatan kemudian dibongkar dan dibersihkan melalui tahapan equipment disassembly and cleaning. Dengan demikian, peserta mempelajari satu siklus pengoperasian secara utuh, mulai dari pemeriksaan awal, assembly, start-up, operasi, shutdown, hingga cleaning.


Evaluasi dan Diskusi Teknis


Pada 16 September, kegiatan dilanjutkan dengan sesi question-and-answer. Sesi ini memberikan kesempatan kepada tim untuk mendiskusikan berbagai hal yang ditemukan selama dua hari praktik sebelumnya, termasuk aspek pengoperasian, struktur alat, parameter proses, serta prosedur pemeliharaan.

Jadwal resmi mencatat bahwa pelatihan pada hari tersebut berlangsung di Ohkawara, Shizuoka, hingga sekitar pukul 14.00 sebelum delegasi melanjutkan perjalanan menuju Tokyo.


Rangkaian kegiatan tidak berhenti di Shizuoka. Pada 17 September, delegasi dijadwalkan mengikuti kegiatan pelatihan berikutnya di Makino Sangyo, Chiba, sebelum mengikuti pertemuan bersama anggota JPTF pada malam harinya.


pelatihan spray dryer di Jepang
Tim FiNder bersama mitra di fasilitas pengolahan di Jepang setelah mengikuti rangkaian kegiatan teknis dan diskusi sebagai bagian dari penguatan kompetensi serta transfer pengetahuan teknologi proses. 


Penguatan Kapasitas untuk Pengembangan Teknologi FiNder


Keikutsertaan dalam pelatihan spray dryer di Jepang menjadi bagian penting dalam upaya FiNder membangun kompetensi yang tidak hanya berorientasi pada penggunaan peralatan, tetapi juga pada pemahaman proses secara menyeluruh.


Melalui pelatihan langsung, tim memperoleh pengalaman mengenai pemeriksaan mekanis, assembly, preparation of feed, start-up, pengaturan parameter operasi, shutdown, hingga pembersihan peralatan. Pengetahuan tersebut penting untuk mendukung penggunaan peralatan yang aman, konsisten, dan sesuai kebutuhan pengembangan material.


Kegiatan internasional seperti ini juga memperkuat proses transfer pengetahuan antara mitra teknologi dan tim FiNder. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat mendukung aktivitas riset, pengembangan produk, scale-up proses, serta peningkatan layanan teknologi yang dikembangkan oleh FiNder Universitas Padjadjaran.


pelatihan spray dryer di Jepang
Kolaborasi dan transfer pengetahuan menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi teknologi tim FiNder.


FiNder terus mengembangkan kompetensi, teknologi, serta kolaborasi untuk mendukung hilirisasi hasil riset dan penerapan teknologi berbasis material maju di berbagai sektor. Informasi mengenai aktivitas, teknologi, produk, layanan, dan peluang kolaborasi bersama FiNder dapat diakses melalui finder.ac.id.


bottom of page